Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi IV Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Driver Ojol Dalam Insiden Aksi Unjuk Rasa
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi IV Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Driver Ojol dalam Insiden Aksi Unjuk Rasa

BRMEDIABEKASI.COM | Kabupaten Bekasi – Kabar duka menyelimuti masyarakat usai seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dunia akibat insiden terlindas taktis kendaraan Brimob saat pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta. Peristiwa tersebut menuai perhatian berbagai kalangan, termasuk anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Komisi IV.
Dalam pernyataannya, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi IV, Haryanto menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia menilai kejadian ini sebagai musibah yang seharusnya menjadi pelajaran agar semua pihak lebih mengutamakan keselamatan dalam setiap penanganan aksi massa.
“Kami atas nama pribadi menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan kejadian seperti ini tidak lagi terulang,” ujarnya.
Lebih lanjut Haryanto, pihaknya berharap agar aparat keamanan dapat melakukan evaluasi mendalam terkait prosedur taktis di lapangan, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dari masyarakat sipil. Menurutnya, aksi unjuk rasa adalah bagian dari demokrasi yang harus dihormati, namun penanganannya juga perlu memperhatikan sisi kemanusiaan.
“Demonstrasi merupakan hak warga negara, dan aparat memiliki tugas menjaga ketertiban. Tapi keselamatan rakyat harus tetap diutamakan. Jangan sampai ada korban lagi dalam proses pengamanan aksi,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengunjuk rasa, untuk tetap menyuarakan aspirasi secara damai dan tidak terprovokasi tindakan anarkis. Kerja sama antara massa aksi dan aparat, kata dia, menjadi kunci agar situasi tetap kondusif.
Hingga saat ini, insiden meninggalnya driver ojol tersebut masih menjadi perhatian publik. Banyak kalangan menuntut adanya investigasi transparan untuk mengungkap kronologi sebenarnya dan memastikan ada keadilan bagi korban.
(Reng)
