DPRD Kabupaten Bekasi Komisi II Kunjungi Gedung NPCI di Gor VPC Sukatani

0

DPRD Kabupaten Bekasi Komisi II Kunjungi Gedung NPCI di Gor VPC Sukatani

BRMEDIABEKASI.COM | Kabupaten Bekasi – Komisi ll DPRD Kabupaten Bekasi melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka meninjau Gedung/Mess NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) didampingi Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi di Gor VPC (Vila Putra Cakung) Kp.Cangkring, Desa Suka Asih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (18/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi ll DPRD Kabupaten Bekasi dari fraksi Gerindra, Daris Salam memberikan tanggapan, “Kenapa komisi ll melakukan agenda kelapangan, pertama ingin tahu persis keadaan para atlet disabilitas kita tentang tempat latihan, sarana prasarana dan sebagainya”, ungkapnya.

Dari Komisi ll DPRD Kabupaten Bekasi juga meminta, agar dari Pemerintah Daerah sendiri bisa memastikan dan ini suatu kewajiban untuk mempasilitasi agar prestasi atlet – atlet disabilitas ini bisa bersaing dengan daerah-daerah yang lain.

“Jujur merasa terharu juga dengan semangat anak-anak atlet disabilitas ini luar biasa, maka dari itu saya sampai ke kamar-kamar terus saya pertanyakan tentang pelayanan, pendamping pelatihan, banyak catatan-catatan yang Insya Allah nanti akan saya agendakan menjadi sebuah kebijakan”, tuturnya.

Dengan turun langsung Komisi ll DPRD Kabupaten Bekasi ke kantor NPCI hari ini, Daris Salam memberikan sebuah tanggapan bahwa di NPCI Kabupaten Bekasi seluruhnya belum memadai sepenuhnya, layak sudah hanya belum maksimal.

“Mereka butuh dukungan yang penuh, apa lagi ini penyandang disable yang betul-betul penuh semangat dalam berlatih agar mendapatkan prestasi”, ungkapnya.

Dewan dari fraksi PAN, Jamil juga berharap, agar para atlet disable yang tidak mengikuti pendidikan formal, dari komisi ll akan merekomendasikan supaya pengurus NPCI Kabupaten Bekasi ini bisa mempasilitasi agar bisa mengikuti pendidikan formal.

“Yaitu dengan cara mengejar paket ya, dari paket C sampai paket A. Nah ini harus dikejar terus supaya semua disabilitas ini kedepan, kedudukan maupun pendidikannya ini sama dan dari segi kesehatannya juga disini terjamin, sehingga para atlet seminggu sekali selalu diperiksa tentang kesehatannya. NPCI ini juga butuh dukungan dari semua pihak juga, agar kedepannya bisa lebih baik lagi”, paparnya.

Terkait polemik yang ada di NPCI Kabupaten Bekasi, dewan Jamil juga menjelaskan, bahwa dari komisi ll sendiri sudah meminta klarifikasi dan itu sudah dipanggil semua. “Dan ternyata semua itu tidak ada pengusiran, yang ada NPCI ini sedang melakukan degradasi, artinya evaluasi atlet”, bebernya.

“Kan atlet NPCI itu tidak seperti atlet olahraga pada umumnya, mereka kalau sudah berprestasi dapat emas artinya naik kelas, sehingga tidak boleh lagi tanding dikelas tertentu di Kabupaten Bekasi. Nah inilah yang sebetulnya terjadi, karena sudah naik kelas atlet elit, sehingga tidak dibutuhkan lagi disini dan seharusnya mereka keatas, bukannya mengusir”, terangnya.

Dewan Jamil juga berharap, agar diakomodir semua. “Kalau saya dengar sih kemarin-kemarin akomodirnya tidak kurang-kurang. Penuh kesabaran, karena kita semua dukung buat teman-teman kita disabilitas, maka jangan dirusak juga. Jadi ada aduan-aduan, kemarin kita sudah klarifikasi juga ternyata uang makan sudah diselesaikan, bahkan sekarang bukan dikasih uang makan tetapi dikasih makan sehari tiga kali, semua lengkap dan ini khusus yang di mess kalau yang diluar tetap dikasih”, bebernya.

Sedangkan terkait keuangan NPCI, Jamil menjelaskan, tidak ada masalah terkait keuangan, dan kita meminta kepada NPCI sepuluh hari kedepan diminta laporan pertanggung jawabannya.

“Dari Januari sampai sekarang Juni, kemudian juga sekejul persiapan rencana sampai bulan Desember. Kita akan bereskan itu semua”, imbuhnya.
(BR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *